Menu

BENTUK KARAKTER PANCASILA MELALUI PENDIDIKAN AUDIO VISUAL

  • Selasa, 26 Agustus 2014
  • 1077x Dilihat

Dalam usaha membentuk serta mengembangkan karakter bangsa agar tidak terlepas dari sila-sila Pancasila, sebaiknya dilakukan sejak dini kepada generasi penerus bangsa di tengah perkembangan iptek yang pesat. Hal ini membawa dampak yang besar bagi perkembangan hidup bangsa Indonesia. Segala sesuatu yang tidak sesuai dengan adat dan budaya kita, kiranya dapat dibendung dengan karakter yang kuat dari generasi muda kita dengan tetap mempertahankan budayanya sebagai warisan nenek moyang yang mengandung nilai-nilai yang luhur. Demikianlah kiranya yang disampaikan oleh Kabid. Pembinaan dan Dokumentasi Kearsipan BPAD, Made Atmajaya saat menerima kunjungan siswa SMP Santo Yoseph, Selasa (26/8) di ruang studio kearsipan BPAD. Kunjungan 50 orang siswa ke ruang studio kearsipan diisi dengan pemutaran film dokumenter yang berjudul “Pengabdian Sampai Titik Akhir”; “Lagu Indonesia Raya Tiga Stansa”; “Bali Tempoe Doeloe”, dan “Sejarah Terbentuknya Kota Denpasar”. Selain menonton film para siswa juga diajak mengunjungi Museum Diorama/Audio Visual, sebelum akhirnya diakhiri dengan kunjungan ke Perpustakaan Umum Kota Denpasar. Selain anak-anak siswa Santo Yoseph, beberapa sekolah lainnya di Denpasar yang juga telah diundang guna mengikuti kegiatan serupa pada bulan Agustus 2014, diantaranya: SMPN 2 Denpasar, SMPN 6 Denpasar, SMPN 7 Denpasar, SMPN 8 Denpasar, SMPN 10 Denpasar, SMP PGRI 8 Denpasar, SMP PGRI 6 Denpasar, dan SMP Kristen Harapan. Dengan diajak ke perpustakaan siswa diharapkan sadar, karena selain memiliki karakter yang baik, mereka juga dituntut memiliki kecerdasan dan pengetahuan yang luas untuk dapat berhasil membangun negaranya kelak.