Menu

Bimbimgan Teknis SPP -TIK Pengelola Perpustakaan Desa dan Kelurahan se-Kota Denpasar

  • Senin, 14 Juli 2025
  • 571x Dilihat

Senin, 14 Juli 2025

Tingkatkan Strategi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar Gelar Bimtek Strategi Pengembangan Perpustakaan-Teknologi Informasi Komunikasi (SPP-TIK) Desa/Kelurahan se-Kota Denpasar.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar menggelar bimbingan teknis Strategi Pengembangan Perpustakaan-Teknologi Informasi Komunikasi (SPP-TIK) Tahun 2025 sekaligus membuka pelaksanaan bimtek hari pertama, Senin, (14/7) bertempat di Gedung Shanti Graha. 

Rangkaian pelaksanaan bimtek dibuka oleh Walikota Denpasar yang pada kesempatan ini diwakili oleh Ketua Harian Bunda Literasi Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa ditandai dengan dengan penyematan tanda peserta secara simbolis. 

Kegiatan ini merupakan bimtek Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial perdana yang digelar dengan melibatkan sebanyak enam puluh enam peserta pengelola Perpustakaan Desa/Kelurahan dari tiga puluh tiga Desa/Kelurahan se-Kota Denpasar dan dilaksanakan selama dua hari, 15 s/d 16 Juli 2025. 

Dalam sambutan Walikota yang dibacakan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Denpasar, Drs. Dewa Nyoman Sudarsana, M.Si, ia menyampaikan poin penting akan keberhasilan program TPBIS bagi masyarakat. 

“Dengan terlaksananya Program TPBIS, diharapkan perpustakaan akan menjadi lebih efektif, menawarkan layanan yang lebih relevan, dan mampu membangun masyarakat yang lebih berpengetahuan”, ujarnya. 

Bimbingan teknis ini diisi dengan pemaparan materi terkait Peningkatan Layanan Informasi dan Pelibatan Masyarakat oleh narasumber Rina Aristadewi Dipa yang telah lolos sertifikasi sebagai Master Trainer dengan pengalaman, kemampuan dan keahlian dalam mengembangkan program TPBIS. Rangkaian kegiatan juga turut diisi dengan penyerahan penghargaan kepada seluruh pemenang lomba dalam Program Literasi Nasional yang diselenggarakan oleh Nyalanesia. 

Selain sebagai wadah untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi pengelola perpustakaan dalam mengoptimalkan peran perpustakaan, kegiatan ini juga diharapkan dapat menguatkan komitmen bersama untuk membangun literasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa/kelurahan di Kota Denpasar melalui program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).