Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kota Denpasar mendukung pelaksanaan Rare Bali Festival yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di Bali oleh Rumah Budaya Penggak Men Mersi bekerjasama dengan Puri Kesiman dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional sekaligus menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-69. Bentuk dukungan dilakukan dengan mendokumentasikan momen-momen penting selama penyelenggaraan festival dalam bentuk foto dan video, serta melakukan pelayanan perpustakaan keliling (pusling) di halaman Puri Agung Kesiman. Sesuai dengan pernyataan Walikota Denpasar, Rai Dharmawijaya Mantra pada pembukaan Rare Bali Festival, Kamis (7/8) yang menyatakan bahwa membentuk karakter yang berasal dari pikiran yang menjadi perkataan, menjadi tindakan dan kebiasaan-kebiasaan buruk akan berdampak pada karakter yang buruk pula. Tunas peradaban ini harus dirawat terus yang nantinya mampu memiliki karakter yang baik serta mereka dapat menentukan nasib yang baik pula bagi kehidupannya, maka sangatlah tepat jika pelayanan pusling diadakan pada kegiatan-kegiatan seperti ini. Menjelang acara pembukaan, selain pusling juga diawali dengan beberapa kegiatan lainnya seperti lomba bakat seni, diantaranya: lomba ngulat tipat, lomba membuat canang sari, lomba membuat kwangen, dan lomba membuat klakat untuk sanggah cucuk. Yang diikuti oleh siswa SD sekecamatan Denpasar Timur.
01 Oktober 2025
04 April 2026