PERAYAAN TUMPEK LANDEP SEBAGAI UNGKAPAN RASA SYUKUR
Saniscara Kliwon Wuku Landep (24/8), atau Tumpek Landep merupakan salah satu hari suci bagi umat Hindu di Bali. Pada hari ini Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kota Denpasar melaksanakan pemujaan terhadap Ida Sang Hyang Widhi dalam perwujudan-Nya sebagai Sang Hyang Pasupati. Perayaan dihadiri oleh seluruh staf BPAD. Pada kesempatan tersebut Kepala BPAD, Rai Anom Suradi mengungkapkan kata Landep dalam Tumpek Landep memiliki pengertian lancip atau senjata tajam seperti tombak dan keris yang dulunya difungsikan sebagai senjata untuk menegakkan kebenaran. Secara sekala, benda-benda tersebut diupacarai dalam Tumpek Landep. Namun kini makna tersebut mengalami perluasan, tidak hanya senjata tajam tetapi juga benda-benda seperti kendaraan bermotor, mesin, komputer, dan sebagainya juga ikut diupacarai. Namun perlu disadari, umat bukanlah menyembah benda-benda teknologi, tetapi umat memohon kepada Ida Sang Hyang Widi yang telah menganugerahkan kekuatan pada benda tersebut sehingga betul-betul mempermudah hidup, sekaligus sebagai ungkapan rasa syukur bahwa manusia telah dianugerahi kecerdasan atau ketajaman pikiran sehingga mampu menciptakan teknologi atau benda-benda yang dapat mempermudah dan memperlancar hidupnya.