Menu

BERHARAP AGAR PUSLING LEBIH SERING DATANG KE SEKOLAHNYA

  • Rabu, 17 Oktober 2012
  • 375x Dilihat
BERHARAP AGAR PUSLING LEBIH SERING DATANG KE SEKOLAHNYA
Lokasi perpustakaan yang kurang strategis menjadi salah satu faktor penyebab minimnya kunjungan masyarakat ke perpustakaan, disamping minat baca masyarakat yang tergolong rendah serta kurang sadarnya masyarakat akan pentingnya ilmu pengetahuan bagi kehidupannya. Guna mengantisipasi hal tersebut maka Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kota Denpasar lebih menggalakkan pelayanan perpustakaan keliling, baik itu ke tempat-tempat umum yang ramai dikunjungi masyarakat, ke sekolah-sekolah dasar, maupun ke panti asuhan disamping mengadakan lomba pengembangan minat baca sebanyak dua kali setiap tahunnya. Begitu pula dengan yang dilakukan petugas perpustakaan keliling BPAD Kota Denpasar, Rabu, 17 Oktober 2012 di SDN 13 Dauh Puri Jl. Pulau Ayu No. 29 Denpasar Barat. Kedatangan beberapa orang petugas dengan menggunakan satu unit mobil perpustakaan keliling mendapat sambutan yang meriah dari para siswa karena telah memberi suasana baru bagi mereka. Tidak mudah memang menghadapi anak-anak yang begitu banyaknya yang saling berebut untuk berusaha mendapatkan buku yang mereka inginkan untuk dibaca. Apalagi pelayanan pusling baru pertama kali diadakan ke sekolahnya, dimana selama ini sebagian besar dari mereka belum pernah melihat ataupun mendengar pusling, dan sebagian lagi hanya mengetahui dari tv. Banyak dari mereka berharap agar pusling lebih rutin datang ke sekolahnya. Diharapkan didalam kunjungan singkat tersebut para siswa mampu membaca dengan serius sehingga dari buku yang dibaca mereka sedikit banyak dapat menambah wawasannya. Selain kegiatan membaca yang sekaligus memperkenalkan perpustakaan Kota Denpasar kepada para siswa juga diberikan kesempatan untuk menjadi anggota perpustakaan. Walaupun saat ditanya dari beberapa orang siswa hanya berkisar 40% dari mereka yang gemar membaca dan yang lainnya mengatakan dirinya lebih gemar olahraga, main game, internetan, dsb. Sungguh memprihatinkan memang, minimnya minat baca pada generasi muda tentu menjadi salah satu tugas yang harus diselesaikan pemerintah jika ingin dapat meningkatkan taraf hidup masyarakatnya kelak.