BPAD SEHARI SANGGUP DUA KALI
Rabu, 14 Nopember 2012. Dalam sehari Badan Arsip dan Dokumentasi Kota Denpasar menerima dua kali kunjungan siswa yang berasal dari sekolah dan tingkatan yang berbeda. Didahului dengan kedatangan anak-anak usia dini dari PAUD Tri Ratna Permata yang beralamat di Jalan Sedap Malam, Denpasar yang terdiri dari 40 orang anak dengan ditemani oleh dua orang gurunya berikut para orangtua. Rombongan yang dipimpin oleh pengelola PAUD, I Wayan Gede Sardula, SE diterima oleh Kabid. Pembinaan dan Dokumentasi Kearsipan, Drs. I Made Atmajaya dan Kasubid. Layanan Perpustakaan, I.A. Putu Martini, SE di ruang perpustakaan BPAD.Wayan Sardula mengatakan kunjungan kali ini dalam rangka pengenalan perpustakaan kepada anak-anak. Walaupun sebagian besar dari mereka belum mampu membaca dengan baik akan tetapi dengan dibantu oleh dua orang guru pendampingnya, Ni Made Sukmawati dan Dewa Ayu Kristiani anak-anak dapat bermain sambil mendengarkan cerita yang diambil dari sebuah buku dongeng bergambar yang ada di perpustakaan. Puas dengan permainan yang diberikan oleh gurunya di ruang perpustakaan kunjungan anak-anak Tri Ratna Permata dilanjutkan ke ruang studio kearsipan untuk menyaksikan penayangan film penyuluhan anak usia dini, yang berjudul “Sira Sakitâ€,"Kisah Anak Pemberani" dan "Cerita dan Nyanyian 3 Bunga".
Sementara anak-anak PAUD Tri Ratna Permata menyaksikan film cerita di ruang studio kearsipan, pada saat yang sama di ruang perpustakaan juga diterima kunjungan dari anak- anak siswa SDN 9 Padangsambian. Ditemani oleh dua orang gurunya Ni Luh Sariasih dan I Wayan Nuryantha mereka diarahkan untuk membaca buku, mendaftarkan diri sebagai anggota perpustakaan dan diakhiri dengan mengisi kuisioner terkait dengan pelayanan perpustakaan yang mereka kunjungi. Sama halnya dengan kunjungan dari SD yang lain, anak-anak SDN 9 Padangsambian juga dipersilahkan mengunjungi ruang studio kearsipan BPAD guna menyaksikan penayangan film dokumenter sejarah perjuangan bangsa yang tentunya diharapkan mampu menambah lebih banyak lagi pengetahuan mereka tentang kebenaran sejarah. Mengakhiri kunjungan ke BPAD setiap pengunjung dibagikan souvenir berupa gantungan kunci dan bolpoin sebelum akhirnya diajak untuk foto bersama di depan kantor.