Menu

PEGUYANGAN KANGIN DAN PEMECUTAN DUTA KOTA DENPASAR PADA TATA KELOLA ARSIP

  • Selasa, 02 Juli 2013
  • 616x Dilihat
PEGUYANGAN KANGIN DAN  PEMECUTAN DUTA KOTA DENPASAR PADA TATA KELOLA ARSIP
Program arsip masuk desa yang digulirkan oleh Arsip Nasional RI merupakan gerakan nasional dalam upaya menjadikan arsip sebagai tulang punggung pelaksanaan kegiatan pemerintahan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat yaitu pemerintahan desa. Kelurahan Pemecutan Denpasar, Selasa (2/7) kemarin didatangi Badan Perpustakaan dan Arsip Provinsi Bali bersama tiga tim juri yang memang bergelut di bidang pengarsipan yaitu Drs. I Made Subawa, Drs. Ida Bagus Oka Suantara MAP, dan I Nyoman Suteja untuk dinilai dalam kegiatan penilaian pengelolaan kearsipan tingkat desa/kelurahan, kabupaten/kota se-Bali tahun 2013 yang masing-masing kabupaten/kota menunjuk 2 desa atau kelurahan. Untuk tahun ini, menurut Kepala Badan Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Kota Denpasar, Drs. Ida Bagus Rai Anom Suradi, M.M., duta kota Denpasar dipercayakan kepada Desa Peguyangan Kangin, Kecamatan Denpasar Utara serta Kelurahan Pemecutan, Kecamatan Denpasar Barat. Lomba yang telah diselenggarakan sebanyak 4 kali ini, hingga saat ini, setiap tahunnya Kota Denpasar secara berturut-turut keluar sebagai juara. Tahun 2010 Kelurahan Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur keluar sebagai juara I, tahun 2011 Desa Sidakarya, Kecamatan Densel juga keluar sebagai juara I, serta di tahun 2012 Kelurahan Peguyangan sebagai juara II. “Menurut kami kegiatan seperti ini memang sangat penting untuk dilaksanakan sebagai revitalisasi supaya ada peningkatan kualitas untuk pelayanan masyarakat yang maksimal. Kami harapkan kegiatan seperti ini diadakan secara berkelanjutan sehingga nanti kalau ada pergantian pejabat tidak akan mengurangi pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya. Selama ini kelemahan dalam pengelolaan arsip di tingkat desa, menurut Oka Suantara adalah pola pikir terhadap pemahaman tentang pentingnya arsip. “Arsip kan tidak hanya berupa kertas. Di zaman sekarang foto, dokumentasi, mikro film termasuk dalam arsip yang harus dikelola dan ditata sebaik mungkin untuk menunjukkan good government sebuah pemerintahan desa, “ujarnya. Sementara itu, menurut Ketua Tim Penilai dari Badan Perpustakaan dan Arsip Provinsi Bali, I Gusti Made Bagiadi, peran pemerintah desa sangat strategis dalam memberi pelayanan masyarakat sebagai layanan masyarakat paling bawah . “Arsip masuk desa memiliki dua hal penting yakni terwujudnya pemerintah desa yang dapat memenuhi kebutuhan dasar layanan masyarakat di pedesaan serta mendorong terwujudnya masyarakat sadar arsip. Arsip sangat penting dijaman sekarang karena jika salah pengelolaan ada sanksi hukumnya,” ujarnya