Menu

PUSLING SASAR PANTI ASUHAN

  • Kamis, 11 Oktober 2012
  • 430x Dilihat
PUSLING SASAR PANTI ASUHAN
Selain melayani perpustakaan keliling ke sekolah-sekolah dasar, pusling juga menyasar panti asuhan yang berada di Denpasar. Menurut Kabid. Layanan dan Pelestarian Perpustakaan, Ni Wayan Purnamiasih, S.Sos. dipilihnya panti asuhan sebagai sasaran pelayanan perpustakaan keliling karena selain di sekolah dasar di panti asuhan juga terdapat banyak anak usia dini yang juga berhak mendapatkan pelayanan dari pemerintah serta mendapatkan pendidikan yang layak. Bukankah mereka juga nantinya merupakan para generasi penerus bangsa, sangatlah senang jika kita dapat melihat mereka tumbuh dan berkembang seperti layaknya anak-anak lainnya yang masih memiliki orangtua, imbuhnya. Sebagaimana yang dilakukan oleh petugas pelayanan perpustakaan keliling Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kota Denpasar di Panti Asuhan Dharma Jati II, Jl. Trengguli no.80 Penatih Denpasar Kamis, 11 Oktober 2012. Kehadiran petugas pusling disambut oleh Pimpinan panti, Drs. I Wayan Nika, M.Si.. Beliau mengatakan selain anak-anak yatim piatu disana juga beberapa anak yang orangtuanya kurang mampu, sehingga tidak dapat menyekolahkan anaknya di sekolah dasar negeri ataupun swasta. Melihat hal itu Wayan Nika pun berinisiatif mengajak mereka untuk bergabung bersama anak-anak panti dalam mengikuti pendidikan sekolah dasar yang ada di panti tersebut. Saat ditanya mengenai tenaga pendidik, Wayan Nika mengatakan jika pihaknya mendatangkan tenaga guru dari luar ditambah lagi dengan kakak-kakaknya yang ada disana. Tidak hanya memberikan kesempatan membaca buku, petugas perpustakaan keliling juga menyarankan serta memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk menjadi anggota perpustakaan. Bila memungkinkan mereka dapat berkunjung ke perpustakaan untuk meminjam buku agar dapat dibaca di panti asuhan tempat mereka tinggal, sehingga untuk dapat menambah wawasan lebih banyak lagi mereka tidak perlu mengeluarkan biaya yang cukup besar mengingat segala bentuk layanan yang ada di perpustakaan Kota Denpasar tidak dipungut biaya sepeser pun.