Menu

BPAD GELAR BIMTEK PENGELOLA PERPUSTAKAAN INSTANSI, PERPUSTAKAAN DESA/KELURAHAN DAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH KOTA DENPASAR 2012

  • Senin, 11 Juni 2012
  • 2598x Dilihat
Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kota Denpasar menggelar bimbingan teknis bagi pengelola perpustakaan instansi, perpustakaan desa/kelurahan dan perpustakaan sekolah Kota Denpasar 2012 Senin, 11 Juni 2012 di hotel Puri Kedaton, Jalan Jayagiri Utara, Denpasar. Bimtek yang berlangsung selama lima hari mulai dari 11 s.d. 15 Juni 2012 diikuti oleh 40 orang peserta, terdiri dari 38 orang petugas pengelola perpustakaan SD dan dua orang pengelola perpustakaan desa/kelurahan. Acara pembukaan bimtek diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan, Indonesia Raya dilanjutkan dengan laporan ketua panitia yang dibacakan oleh Kabid. Deposit, Pengembangan dan Pengolahan Perpustakaan, I Made Sumarsana, SE. Dalam laporannya ketua panitia mengungkapkan yang melatarbelakangi diadakannya kegiatan bimtek adalah program pengembangan perpustakaan dan menumbuhkan minat baca bagi masyarakat perlu diupayakan sejak dini, agar generasi mendatang lebih cerdas dan mandiri dan salah satu wujud program pengembangan tersebut yaitu bimtek bagi petugas pengelola perpustakaan. Sedangkan tujuan dilaksanakannya bimtek ini sendiri adalah untuk meningkatkan kualitas SDM bagi pengelola perpustakaan, menyelenggarakan administrasi perpustakaan sesuai dengan dasar ilmu perpustakaan dan meningkatkan layanan bagi pengguna/penggelola perpustakaan. Usai pembacaan laporan ketua panitia acara pembukaan dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta kepada dua orang perwakilan dari peserta yang kemudian diakhiri dengan sambutan Walikota Denpasar yang dibacakan oleh Kepala Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kota Denpasar, Drs. I G.A. Rai Anom Suradi, MM. sekaligus membuka secara resmi acara bimtek tersebut. Dalam sambutannya Walikota Denpasar menekankan bahwa perpustakaan sesungguhnya memiliki peran yang sangat strategis karena merupakan suatu institusi atau lembaga pengelola karya tulis, karya cetak termasuk karya rekam secara professional. Yakni dengan menggunakan suatu sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, dan bahkan kebutuhan rekreasi bagi masyarakat pengguna perpustakaan atau pemustaka.