Pesatnya perkembangan zaman membawa pengaruh yang besar terhadap perkembangan kehidupan masyarakat, khususnya para generasi muda. Kepedulian generasi muda sebagai tulang punggung bangsa dan negara terhadap tanah air kian merosot. Khususnya di Denpasar, hal ini terbukti salah satunya dengan banyak diantara mereka yang lebih senang mempergunakan produk luar dibandingkan dengan produk lokal. Mereka menganggap dengan mempergunakan merk luar yang terkenal, mereka tampak lebih keren, gaul, dan modern. Tanpa mereka sadari hal ini pulalah yang menyebabkan negara kita sulit untuk berkembang.
Merasa peduli dan ikut bertanggungjawab dengan keadaan tersebut, Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Kota Denpasar dengan mengoptimalkan sarana dan prasarana yang ada berusaha untuk menanamkan semangat patriotisme dan cinta tanah air kepada para generasi muda/pelajar dengan mengundang para siswa untuk datang ke studio kearsipan guna menyaksikan penayangan film dokumenter, seperti; Lagu Indonesia Raya tiga stansa, Bali Tempo Dulu, dan Sejarah Perjuangan Bung Karno. Dari tayangan ini diharapkan para generasi muda menjadi tahu dan paham akan perjuangan para pahlawan kita terdahulu, yang dengan segenap tumpah darah membela tanah air merebut kemerdekaan dari tangan penjajah. Untuk menghargai perjuangan para pahlawan kita, diharapkan generasi muda mau bekerja keras dengan banyak belajar dan mengisi diri melalui berbagai kegiatan yang bersifat positif demi membangun negara dan mengisi kemerdekaan. Demikian disampaikan oleh Kepala BPAD, Rai Anom Suradi saat menerima kunjungan lima puluh orang siswa SMAN 8 Denpasar yang didampingi gurunya di ruang studio kearsipan BPAD, Jumat, 14 Februari 2014. Usai menyaksikan film, para siswa digiring ke Perpustakaan Umum Kota Denpasar, serta disarankan untuk menjadi anggota perpustakaan. Pihaknya berharap dengan adanya program ini generasi muda menjadi sadar akan perlunya meningkatkan kualitas diri, sekaligus menanamkan rasa peduli dan cinta terhadap tanah air.
01 Oktober 2025
04 April 2026